Minggu kemarin, mumpung lagi sepi kegiatan, kami jalan-jalan ke area danau Matano yang berada tepat di belakang perumahan penduduk yang letaknya di area pasar lama Sorowako. Bibir pantai danau Matano yang kurang lebih sepanjang 3 kilometer ini ditumpangi oleh rumah-rumah warga sehingga mengurangi keindahan, bahkan terkesan kumuh .

Rumah-rumah yang bertengger di bibir danau Matano
Kebijakan Pemerintah Kab. Luwu yaitu Pembersihan dan Pembebasan Pesisir Danau, terkait dengan strategi untuk mengurangi rumah kumuh Indonesia, telah dibangun Rumah Susun Sederhana Sewa sebanyak 350 kamar yang terdiri dari 3 Tower. Rumah Susun pertama di daerah Kabupaten Luwu Timur yang berlokasi di area Sumasang II , menelan dana Rp31,5 miliar, sementara khusus untuk lahan dan jalan masuk kawasan itu mencapai Rp15 miliar ini akan ditawarkan pada penduduk terutama penduduk pemilik rumah yang “bertengger “di bibir pantai Matano.

RuSuNaWa Tower 1

RuSuNaWa Tower 2&3
Filed under: Sorowako Events | Tagged: Rumah Susun, Sorowako News, Wisata Danau















selamat hari perempuan juga..
Thax yaa udah mampir, keep silaturraahmi
ide untuk relokasi ini sudah saya dengar sejak taon 2002 kemaren, tapi baru sempet terealisasi sekarang. tantangan sekarang adalah. apakah warga Asli Sorowako yang sudah nyaman tinggal di pinggir dano mau untuk tinggal di Rusun? semoga mendapatkan hasil yang terbaik untuk kemajuan Sorowako.
btw, thanks info update sorowako nya ya bun. asyik juga hunting di sepantaran Sorowako. sendirian aja tuh?
Info yang ada sih katanya saudara kita yang bediam di area bantaran pantai udah dapet ganti rugi dari pemerinta. Sejauh ini sih belum ada rekasi apa2 atas kebijakan ini (penolakan maksudnya)
Ure welcome…by group hehe..:D
apa benar petai menyababkan pusing?
dengan siapa lagi aku bertanya….wahai para blogger mania
i love you all bibe…
Hei??? wah kalo yang ini gak ngerti dehh hehe
hhmm…semoga dapat terealisasi dengan baik u/ RUSUN nya n’ warga setempat dapat tinggal dengan baik disana
Amieen
yupz… met hari ibu, met hari perempuan deh
bangsa ini butuh para wanita yang melahirkan pahlawan2 dari rahimnya
btw,,, itu danaunya luas ga sih?
kynya enak ya klo dijadiin tempat ngejeburin temen yang ultah hehehehe
Makasih, yupp…
wuaahh luas baget berbanding lurus ma daratan Sorowako… Bisa banget mau se- raft juga hayoo
btw sapa nih yang lagi Ultah?
waaaa… bun rita jadi kek ibu camat nech… BTW, kek asik tinggal d rusun, kek di pilem2 gitu… hi5x…. Bravooo Sorowako…
hihihih… masak sih fan… Hehe.. kita buat crita felem yok biar bisa shooting di sana, giman van stuju?
Semoga segera terealisasi ya
Maaf daku jarang OL
Amien, semoga bang
Anggap aja rumah sendiri yaa bang, datanglah dikala sempat…. Nyantei aja yaa pintu terbuka lebar kapan saja. Nih ta’ kasi kunci….
wah klaim sepihak, danau terindah itu mbak danau toba heheheheh innalillahi kebanggan suku kayak kita kita ini harus dibuang dari bumi indonesia. Salam, bu, maaf baru muncul (lagi) sekarang
Hehehe nyante ajaaa… Toba emang terindah
Matano terindah di Sorowako mba
No problem, nih ta’kasi kunci pintu biar bebas mau dateng kapan aja
demogs dengan direlokasi
tiddak menimbulkan masalah baru
amien amien amien
Smoga, sepertinya sejauh ini gak ada masalah
semoga jadi lebih baik tentunya…..
bukan malah menambah masalah
Iya itu yang diharapkan dan sejauh ini, gak ada masalah
iya mbak, saya nyaris lupa bahwa saya perempuan
Mungkin karena terbiasa menangani masalh sendiri dan jadi sanderan teman2
Menyelesaikan masalah tanpa masalah.
http://iwanmalik.wordpress.com
Info Pendidikan, Wirausaha & Kimia terapan
Iya, itu harapan kita semua semoga dapat terselesaikan dengan baik
Hm… akan nampak semakin indah saja danau matano
Ow iya mas, akan jadi tempat wisata keluarga di hari libur
Semoga relokasinya tidak terjadi konflik sosial di kemudian hari..
amienn
Ibu…bunda….mamah…umi…ema..madam..mother..enya…
itulah sesosok perempuan yang telah berjasa terhadap kita…slam kenal
Iyaa smuanya, kalo gak ada mereka tentu kita gak lahir yaa
sip dah, semoga jadi tempat yg semakin indah
Amien, maen kesini biar bisa liat ndiri yaa
tidak masalah, karena di sekitarnya ada view yg sangat bagus yaitu danaunya…
apalagi jika kita berdiri di lantai teratas…
view yang sangat indah…
he5… kira2 benear ga yah…
Iyaa tepat sekali, dari rumah susun kita dapat menyasikan tiap perubahan volume air danau
btw… Selamat Hari Ibu…
gpp terlambat…
dan Selamat Hari Natal besok bwt yg merayakannya…
Mkasih, no problem,
hemm foto2nya bagus….
relokasi…aaah slogan yang usang dan bikin merinding…
jadi inget penggusuran2….
mudah2an gak sama yang dulu2 lagi…dengan alasan demi pembangunan rakyat kecil banyak yang menjadi korban…
btw saya setuju dengan slogannya
SELAMAT HARI PEREMPUAN BUAT SEMUA PEREMPUAN DI SELURUH DUNIA. SETARA, MANDIRI NAMUN TAK LUPA AKAN KODRAT “KEPEREMPUANANnYA”
22 DESEMBAR 2008
Mudah2an tidak terajadi disini mas, sejauh ini sih masih aman, ademayem aja
Oooh Ibu, kuharap surgalah tempatmu nanti
Amieeen terimakasihh
Semoga danaunya menjadi makin indah.
Semoga penduduk yang direlokasi menjadi makin makmur.
Semoga wisatawannya menjadi makin banyak dan puas.
Semoga mbak Ritanya menjadi semakin senang.
Amin.
Amien, amieen,amieeen, amieeeen… thax
memprihatinkan..
;(
Mudah2an baik baik bagi warga yang terjangkau oleh kebijakan ini
kebijakan yg menarik nih mbak…bisa di contoh tuk efisiensi lahan n penataan ruang..
Iya semoga ini yang terbaik dan memihak pada yg berhak
semoga segera terlaksana dengan baik…
salam dan doa dari cibinong,bogor
Amien, makasih , salam juga buat blogger di cibinong
Bunda rita, what a good idea bwt ngulas perkembangan di sorowako, tp saya pengen ngasih masukan aj, kl judulny it kurang tepat, kl relokasi penduduk matano, berarti yg drelokasi adalah org2 yg tggl di desa matano atau khusus org matano aj. Saya ngasih masukan lebih baik kalo judulnya RELOKASI PENDUDUK PESISIR DANAU MATANO.
Saya juga baru ngeliat perkembangan rusunawa yg dsumasang sana, ternyata dh mau selesai yah.
Makasih mas udah mau maen kesini damn makasih atas masukan yang berganya. Sebnernya tadinya judulnya memang ingin dibikin seperti itu tpi biar pembaca penasaran maka judul di cut. Nanti setelah masuk baru akan mengerti bahwa consern relokasinya sebenarnya bagi penduduk yang “bertengger di bibir danau
kapan kapan boleh tuh maen ke sana…….
tapi dari jogja ke arah mana ya…
hahha
mmaklum lah dijogja juga pendatang gitu,,,,,
Gampang mas bari tau aja kalo mau kesini ntar di jemput di air port or teminal? ;D
hihihi……. jd inget ponakan, dolo hobinya brenang disini, waktu baru2 pindah jokja, ditanyain kenapa nilai bhs daerahnya jelek?
jawabnya: “Ya aku khan bukan orang jawa”
Loh, mangnya kamu orang mana?
jawabnya: “Ya Sorowako! Gimana to pakde ini?!”
Wakkkaak……
Oww pernah tinggal sini ya mas
berarti tau persis dong ttg Sorowako spesial d matano, sekarang udah banyak berubh mas…
Kunjungan perdana yang mengasikkan, diajak jalan-jalansama mbak Rita…
Lam kenal ya mbak…
Lam kenal juga, amakasih tas kunjungannya yaa silahkan datang lagi.. makasih
Haiyah bener, penggusuran biar indah
request-annya bank dunia nih
demi mewujudkan iklim investasi (cari duid) yg kondusif di indonesia
ya sudahlah, semua orang seneng kan?
hehehe si mas bisa ajaa
Terimakasih udah mampir diblog saya yg sederhana Mbak Rita:-).
Saya juga ingin mengucapkan “Selamat Hari Ibu.”
Buat silaturahmi..blog mbak saya blogroll ya??:-)
Sama-sama, iya silahkan, makasih
seperti apartemen ya mba’
Iyaa cuma lebih sederhana dari apartemen mas Zoel
artikel yang menarik…. tetap menulis ya pak!!!
Makasih, iya aka tetep nulis hehe….
saya mba rita (perempuan)
kok hari perempuan sih? hari ibu!!!! *gak penting masalah nama ya? hihih* btw, orang biasa di tempat kumuh, terus dipindahin ke rumah susun… gak bingung apa yak?
<em>Iyaa Chankx bener, cuma aku jadi kebawa yang dikatakan Meutia Hatta bahwa Semua perempuan yaitu yang sudah, yang akan dan belum jadi ibu
hem relokasi…………….kaya’e cuma jadi slogan untuk proyek para penggede negara ini. yang paling saya benci relokasi dengan mengorbankan para rakyat miskin.
katanya dalam UUD rakyat miskin ditanggung oleh negara tapi realitanya rakyat yang selalu jadi korban keserakahan pemimpin
Mudah-mudahan hal itu jauh yaa…. sejauh ini sih masih aman/adem aja, dan setau saya mereka mendapatkan ganti rugi dari pemerintah
dan aku kini kembali lagi sahabatku
Udah dapet kunci pintunya khan??
mbak ini rumah dafhy yang baru. ditunggu kedatangannya ya
Ok, ntar aku namu disana yaa, thax
Selamat hari Ibu…
walaupun Telat..
—————————————————————–
Relokasi…..
Saya sepakat sekali kalau tujuannya untuk mewujudkan keindahan..
Rumah2 kumuh memnang tidak tertata…
Saya kira rumah yang kumuh+tidak tertata cuma ada di kita besar…
Hehehe ternyata di Soroako ada juga toh…
Makasih mas
Di Sorowako juga ada mas
Wah.. sepertinya ide yang bagus..
Sempat terbesit pertanyaan dihati., apa penduduk lokal didaerah kumuh itu bisa membeli rusun yang terlihat bagus itu Mba? Atau ada policy khusus atau bantuan Pemda untuk membantu mereka memperoleh rusunnya sehingga relokasinya bisa benar2 terealisasikan (bukan rusun yang akhirnya dimiliki oleh orang2 berduit seperti terjadi dibeberapa tempat lain).?
Iya dari info yg saya dengar bahwa apartemen itu akan di sewah oleh yang menenpatinya sebesar rp 200 rb perbulan dan kalo gak salah itu akan jadi hak milik mereka. Untuk sementara baru segini yang saya ketahui mengenai ini
“SELAMAT HARI PEREMPUAN BUAT SEMUA PEREMPUAN DI SELURUH DUNIA. SETARA, MANDIRI NAMUN TAK LUPA AKAN KODRAT “KEPERMPUANANYA” SELAMAT HARI IBU BUAT BUNDA SEMOGA SEHAT SELALU
22 DESEMBAR 2008″
Jadi ingat Bunda. Sayang, bundaku tidak bisa mengakses internet. Coba seandainya bundaku bisa mengoperasikan komputer dan bisa berkomunikasi lewat internet, aku pasti sering kirim kabar.
Makasih, gak papa kan bisa lewat sms, telpon or surat khan ?
yes, kasih sayang tanpa syarat untuk Bunda
..
Untuk Relokasi
lakukan dengan hati bersih
Kasih bunda sepanjang hayat…
amien semoga ya mas
salut dech buat Pemerintah Kab. Luwu. Semoga programnya berjalan sukses. Tapi suksesnya program ini tidak terlepas dari kerjasama berbagai pihak.
Selamat hari Ibu buat Mbak Rita…
Iya harapan kita semoga mendapatkan yang terbaik
Makasih yaa de Farrel yang lucuu
+Ngitung duit+
Kesana berapa duit ya mba????
Whehehehehe
hehhehe …silahkan ditrusin ngitungnya yaa
Semoga lingkungannya dapat dipelihara dengan berkesinambungan
Selamat hari Ibu mbak Rita.
Semoga programnya sukses
Makasih banyak om Singal
setelah direlokasi, semoga makin banyak pengunjung-nya
makasih udah mampir diblog saya
iya semoga sukses programnya
kembali mas
Selamat hari Ibu
Makasih pak Ersis..
Sebetulnya rumah terapung itu indah dan alami, tinggal ditata saja dan diberi fasilitas sanitasi yang baik. Desain interiornya bisa dipermak sedikit. Sedang exteriornya tinggal diberi sentuhan tanaman hias. Selain itu diberikan tempat parkir mobil yang tidak jau dari situ.Sehingga menjadi perumahan traditional tapi modern.
Di negeri Belanda, banyak sekali rumah terapung. Di kota-kota yang dilalui sunga besar dan juga danau-danau/rawa-rawa di Perancis, terdapat juga rumah-rumah reapung/dengan tiang. Lihat saja di S. Seine yang melintas di tengah kota Paris. Banyak kapal yang dulunya sebagai pengangkut batubara/gandum dijadikan tempat tinggal/diskotik/gedung pameran/restauran. Pemakaian lahan di atas sungai/rawa/danau harus pakai ijin pemerintah setempat.
Sedangkan rumah-rumah susun di kota-kota di Perancis mulai diambrukan diganti dengan appartement 2 lantai, kecuali di kota besar. Karena ini lebih manusiawi dan lebih banyak ruang gerak, terutama bagi anak-anak.
Di kota di mana aku tinggal sudah ada 4 lokasi appartement 5-10 tingkat yang diambrukan.
Appartement berlantai lebih dari 3tingkat harus bisa diakses oleh semua orang, khususnya penyandang cacat dan orang lanjut usia. Sehingga perlua ada fasilitas: lift. Tentu saja perlu perawatan yang lebih.
Apakah bangunan tersebut layak tinggal? Kedap suara. Jika suara langkah kaki tetangga di atas masih terdengar oleh tetangga dibawahnya, atau suara kiri-kanan, pasti membuat penghuninya tidak betah tingga, bahkan keributan saja. Sehingga mereka akan kembali menghuni tempat lama.
Baca paragraf pertama langsung kebayang sesuatu yang sangat indah mba.. rumah2 berda di atas danau
Iya juga ya mba, kalo ketinggian kurang nyaman juga buat yang dapat paling atas (dilihat dari berbgai sisi)….Jadi sebelum menbangun rumah susun harus mengetahui standar kebutuhan yaa mba.. Untuk Sorowako alasan pemindahannya ada hubungan denga pemeliharaan danau yang airnya menjadi sumber tenaga untuk aktivitas di pabrik. selain itu air danau inilah yang menjadi pemenuhan “hidup” dan “penghidupan” bagi masyarakat Sorowako dan sekitarnya mba
lebih dari sekedar relokasi adalah bagamana nanti kelangsungan berbagai keperluan dan aksebilitas para penduduk tersebut juga harus dipersiapkan.. Moga sukses deh buat programnya..
Iya semoga itu sudah diperhitungkan jauh2 hari sebelumnya, kerja sama, saling dukung rakyat dan pemerintah
rusunnya sewa ya?
semoga rusunnya dapat dinikmati penghuni baru dan rencana pemerintah dapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat sekitar.
Semoga semua kebutuhan dan harapan dapat terpenuhi
jadi pingin kesana dan melihat langsung….
silahkan datang mas, ditunggu
rumah dibibir pantai itu asli budaya setempat kah? kalo emg asli budaya setempat eman lho di suruh pindah..
Gak juga mas melainkan rumah2 umum semi permanen yang menempati pesisir danau
SELAMAT HARI IBU BUAT BUNDA SEMOGA SEHAT SELALU 22 DESEMBAR 2008
“kayaknya lebih bagus kalau hari ibu itu setiap hari deh ya?”
Thanx sudah mampir parkiran saia
^_^
Makasih, tentu, kembali
jadi pengen kesana deh
selamat hari ibu
datang aja, makasih yaa
kalo mengenai yang baik2, aku dukung bun
Iya insyaallah membawa kebaikan
wowww pengennnn banget ke sana…….. tapiii kok jauh yaaaaa………. kirimin tiket dunk!!!
Hehehe….. nanti kalo garuda mbagi2 tiket gratis yaa
Menjadi lebih baik dan penduduknya secara sadar untuk hidup dalam perubahan, tentu menjadi pelajaran bagi daerah lainnya untuk melakukan penataan kawasan sungai dan danau.
Tapi, bagaimana dengan budaya yang ada? Rumah terapong juga menarik jika ditata dan disiapkan fasilitas sanitasi yang baik, seperti komen Juliach di atas.
Semoga lebih baik.
Kalau untuk Sorowako rumah terapung disana bukan lah sebuah budaya melainkan menempati lahan yang datar ( disorowako banyak bukit2 batu dan hutan ) sehingga masyarakan memilih bibir danau yang tinggal masang pasak langsung jadi rumah (gak harus ngeruk bukit mas). Yang lebih di utamakan disini adalah air dananunya yang nota bene adalah jantung (faktor penting dalam kelangsungan aktivitas di pabrik (air danau ini lah satu satunya sebagai “cooling water” di pabrik..
Selamat Hari Ibu…Hari ini Ibu Sekamat He,,he,,,Saya dah lama ni Ga ke Luwu.
Makasih om Randu, nyante aja nih kuncinya biar bisa kesini kapan sempatnya
relokasi model kayak gini nih yang susah di jakarta….
betul rumah terapung (pingir sungai atau danau) juga bagus asal ditata dan budaya masyarakatnya diperbaiki. jadi sungai bukan sebagai daerah belakang, cuma buat mandi, cuci, kakus, plus buang sampah…
tapi lanskapnya juga diolah….model kali code-nya romo mangunwijaya.
Iya mas bagus mas kalo di tata yaa… cuma kalo di Sorowako lebih di utamakan untuk mengamankan air danaunya yang merupakan komponen paling penting untuk pabrik nikel. Air di danau ini satu2nya sebagai Cooling water tools di pabrik. Pabrik adala dimana semua warganya menggantungkan hidup termasuk saya tentunya
Wach Banyak bgt.. Yg komen…
Pasti yg mpunya Blog Artis…
Brart sekarang Rusun dah jadi Donx….
Tapi Status Rusunx Sewa y!!!
Rusun memang solusi apabila lahan terbatas…
Skedar perbandingan, didaerah samarinda relokasi masyarakat yg menghusni bantaran sungai yg berada di tengah kota dilakukan dengan menyiapkan sebuah lokasi semacam perumahan di pinggiran samarinda dan hasilnya terjadi pengembangan wilayah daerah tersebut yg semula sepi sekarang menjadi sebuah perkampungan yang ramai….
Tapi di Surowako gmn y!!!
Rusun… (ehm… g rawan selingkuh y!!!)
Moga berhasil dech…
Kan masing2 daerah punya karakteristik berbeda2…
Alhamdulillah mas….ehehe bukan ko’ mas, jadi geer nih
Disini diadain untuk membebaskan danau yang satu satunya dimanfaatkan untuk aktivitas di pabrik ( cooling water)
hihihih…… rawan selingkuh?? wah gak punya jawabannya nih mas hehe…..:D
perempuan,
.
mahluk indah,
.
tanpa burung,
.
Thanks foto-fotonya diatas.
Saya sangat menikmati membaca nama-nama yang asing di telinga, Matano, Sorowako… dll.
Terus terang saya nggak tahu ada di daerah manakah nama-nama itu di Indonesia. Karena saya belum pernah pergi keluar jawa. Melihat foto diatas saya senang saja, karena Indonesia luas sekali, dan pembangunan terjadi dimana-mana.
Salam kenal!
salam kenal mbak,
hmmmm….soroako penuh kenangan yg manis,,,, jadi teringat dulu thn 97,danau yang indah setiap sore pulang kerja dari balambano, berenang di situ, soalnya tinggal jalan kaki dari kemp.
Wahh udah lama yaa, sekarang Sorowako udah jauh berkembang mas, sesekali maen kesini biar liat langsung kemajuannya hehe, thax…