Become a SLUMDOG MILLIONAIRE

Setelah puas menunggu di parkiran, akhirnya kelar juga belanja si babe.  Sambil meletakkan sebuah DVD di tangan saya ,  babe menceriterakan kejadian yg dialami temannya (consultant bule dari New Zealand) di kantor siang tadi.  Ketika si bule inspeksi kondisi bangunan gudang penyimpanan barang, harus melewati got yang mendangkal dengan endapan lumpur yang tertutup tanah di atasnya. Sekilas terlihat seperti tanah keras sehingga tanpa pikir panjang ia memijakkan kakinya ”, paling sebatas mata kaki”, pikirnya.  Sesaat kemudian, ”loh”??.. tubuhnya makin terperosok kedalam sampai akhirnya lumpur ”hidup” itu menelannya nyaris sepinggang…. Sekeluarnya dari gudang, ia menceriterakan kejadian yg dialaminya termasuk pada babe…” I’ve just been a slumdog millionaire!! ucapnya, sambil memperlihatkan lumpur yg masih “menggelantung” di bagian pinggang ke bawah.

Jamal Malik kecil as SDM, nyebur ke bawah tempat ia buang hajat, ingin menemui Amitab Bachan idolanya

Jamal Malik kecil as SDM, nyebur ke bawah tempat ia buang hajat, agar dapat bertemu Amitab Bachan idolanya

Pantesan aja saya udah nunggu lama, si babe ko’ gak kelar2 belanjanya ternyata tidak sengaja dia nemu DVD  Slumdog Millionaire, seperti yg disebutkan temannya yg nyebur lumpur, dipajang di ”etalase jonggok” oleh penjualnya. Si babe baru menyadari bahwa ucapan temannya itu adalah judul film… hmmm si babe gak gaul amat yaa hehe…peace babe!…. SDM,  film yang settingnya di beberapa tempat di India, taggal 22 Februari 2009 berasil menyabet 8 piala Oskar, berlangsung di gedung Kodak Theater, Los Angeles, Amerika Serikat.

SLUMDOG MILLIONAIRE, film yg menggambarkan kondisi sosial masyarakat India (mendekati kehidupan nyata) diperkuat oleh ceritera babe yg pernah melakukan perjalanan bisnis ke Mumbai, bahwa seperti  negara berkembang lainnya pada kenyataannya di India  masih membentang perkampungan kumuh dengan penduduk sederhana mengimbangi kesan mewah yg terlihat di film-film India yang disuguhkan selama ini. Tentang aksi  mafia  perfilman India, seperti yg pernah saya baca bahwa sejak puluhan tahun yg lalu ada sindikat yg “menguasai” dunia perfilman india semisal Bharat Shah… Untuk hal ini  dapat menanyakan langsung pada teman kita, “Sriram, gimana menurut anda??”…

Jamal SDM duduk di kursi millionaire

Jamal SDM duduk di kursi millionaire

Menyabet 8 piala Oskar…….kategorinya antara lain,  musik film terbaik, lagu  tema terbaik (musik A.R. Rahman, Syair Gulzar), tambahin, tarian terbaik….Ini sudah pasti (  film india beda, lagu dan tariannya itu lochh hmmm…kereenn namun rumit!!…. “I love it”) Hebatnya lagi Film India yang tayang di stasiun tv kita, jauh dari mengumbar adegan sex (Jepang juga termasuk) namun tetap mampu memikat peminatnya…Yang paling saya sukai, Film-film india  sarat akan falsafah hidup….

SELAMAT BUAT SEMUA PENDUKUNG FILM  SLUMDOG MILLIONAIRE dan selamat juga buat teman kita Sriram (Starbozz)

Australian Open 19 Jan. s/d 1 Feb. 2009

Men’s Singles.  Sampai dengan quarter finals, delapan orang petenis dunia yang masih bertahan yaitu R. Nadal v  G. Simon,   F. Verdasco v    J. Tsonga,    A. Roddick v  N. Djokovic,    J. Del Potro v R. Federer.. ….

G. Simon akhirnya takluk ditangan peringkat satu dunia, Rafael Nadal,    J Tsonga petenis yg juga seorang model dan mampu membuat lawannya potang-panting itu takluk ditangan Fernando Verdasco si gessit dan tangguh (ini menurut saya yaa karena ngefans padanya dan mendukungnya).  Sedangkan Novant Djokovic takluk ditangan Andy Roddick dan akhirnya si ganteng Roger Federer ( my…..pokokek ngefans abizz aku) mematahkan langkah J. Del. Potro.

Masuk semi final, Jumat 30 Januari, hari ke 12 yaitu Rafael Nadal v Fernando Verdasco. Liat style Ferdasco saya yakin dia dapat lanjut ke babak final. Pukul 17.00 WITA (waktu Sorowako) pertandingan antara F. Verdasco v  R. Nadal dimulai. Pertarungan super a lot, skornya kejar mengejar. Dari kegesitan dan tehnik, utamanya Spin, Verdasco, 26 tahun, peringkat 14 dunia, asal Spain tampak lebih matang namun sering malakukan kesalahan yang berarti skor buat lawan. Nadal, 22 tahun, peringkat satu dunia, asal Spain keturunan India?(mirip India) begitu gagah, gesit dan stamina prima sempat dibuat binggung atas ketahanan dan kegigihan lawannya. Walaupun sudah berjuang mati-matian akhirnya double faults Fernando menyudahi pertarungan yang berlangsung 5 set selama kurang lebih 6 jam!! Sodara-sodara. Kemengan bagi Nadal dgn skor 6-7, 6-4, 7-6, 6-7, 6-4……. Sementara pasangan lainnya adalah Roger Federer V Andy Roddick. Dan yang berhak maju ke babak final sesuai dugaan teman-teman…Yeaa R. Federer ! skor 6-2, 7-5, 7-5…

Fernando Verdasco
Fernando Verdasco

Babak final, minggu 1 Januari hari ke 14, Roger Federer  v  Rafael Nadal. Pertandingan dimulai pukul 17.00 WITA (waktu Sorowako)… Hmmm….. Pemirsa di rumah pada siap-siap, ngambil posisi paling nyaman, kalau saya sambil nyender lah… Pertarungan dimulai…..Semua tegang!…. yang jelas semua mendukung Federer, 27 tahun asal Switzerland..Set pertama angka kejar-kejaran, dan akhirnya…hhhhffff Nadal unggul!….. pemirsa mulai lesuuu. Sampai pada set ke-tiga Federer mengejar, tie break, namun akhirnya Nadal si matador itu barhasil mengexplore tenaganya habis-habisan di set ke lima dan berhasil menutup pertarungan dengan kemenangan 7-5, 3-6, 7-6, 3-6, 6-2…pertarungan berlangsung selama kurang lebih 4 jam 35 menit.

Suasana haru ketika Roger Federer akan mengucapkan sepatah kata, petarung tangguh itu ternyata juga punya rasa sensitif, terlihat katika ia tidak dapat melanjutkan kata2nya… Roger-Tangguh- Federer terisak sodara-sodara!!! ….Aku juga ikut nangis, suer teman2….Namun akhirnya dia kembali  melanjutkan kalimatnya dan kali ini sampai tuntas… Hidup Federer!!!! (ngepal up). Rafa!, hebadd!!, topp!!..

Roger-Tangguh- Federer bisa terharu juga yaa.. "It's ok Federer!!"

Roger-Tangguh- Federer bisa terharu juga yaa.. "It's ok Federer!!"

Nadal si matador gagah ternyata rendah hati, ikut terharu menyaksikan Federer

Nadal si matador gagah ternyata rendah hati, ikut terharu menyaksikan Federer

 

Ketika pertarungan usai, persahabatan kekeluargaan bersambut

Ketika pertarungan usai, persahabatan kekeluargaan bersambut

 

Runner up R. Federer & Juara Australian Open 2009, R. Nadal

Runner up R. Federer & Juara Australian Open 2009, R. Nadal

Di-Women’s Singles maju ke babak final Dinara Safina (RUS)  v  Serena Williams (USA) Pertarungan cukup, terhenti hanya sampai set kedua. Serena, 28 tahun,peringkat 2 dunia dengan mudah mengakhiri perlawanan peringkat 3 duniaDinara Safina,berusia 23, Moscow ……Skor 0-6, 3-6

Serena. W & D. Safina

Serena. W & D. Safina

Women’s doubles, final, Venus & Serena Williams (USA) behasil mengalahkan Daniela Hantucova (SVK) & Ai Sugiyama (JPN) skor 3-6, 3-6

Men’s Doubles, final, Mahesh Bhupathi (IND) & Mark Knowles (BAH) v Bob, Mike Bryan.  Pertandingan dimenangkan oleh pasangan Bob & Mike Bryan, skor 6-2, 5-7-0-6.

Capitol Hill

podium Capitol Hill

podium Capitol Hill

Setelah terkantuk-kantuk menantikan kemunculan Barack Obama di podium Capitol Hill (gedung Parlemen) yang merupakan salah satu bangunan paling terkenal di Washington, disamping Gedung Putih (istana, atau tempat kediaman resmi dan kantor presiden Amerika Serikat). Akhirnya pukul 01.00 dini hari (WITA), berlangsung acara yang paling bersejarah sepanjang kepemerintahan tertinggi Amerika Serikat, perhelatan akbar yang mendapat pengawalan terketat, termahal, dan juga sebagai karir tercepat menjadi seorang presiden. Terlihat setelah Joe Biden dan istri, Jill , Barack Obama ( partai demokrat )didampingi istri Michelle menyampaikan sumpah di depan jutaan warga Amerika bahkan dunia termasuk Jakarta. Obama resmi menjadi presiden AS yang ke 44 ….

Barack Obama berpidato

Barack Obama berpidato

Mengikuti kalimat demi kalimat yang yang diucapkan oleh presiden kharismatik, termuda ke-44 dan keturunan Africa pertama yang menjadi presiden akan memasuki gedung kebanggaan White House itu, membuat saya makin didera kantuk dan akhirnya tertidur sebelum mendengarkan presiden terpilih itu mengungkit masalah “Gaza” padahal saya mau bertahan sampai larut malam hanya ingin mendengar bagaimana isi pidatonya,  langkah apa yang bakal diambil sehubungan masalah Palestina, bagaimana pandangannya tentang krisis kemanusiaan yang terjadi di sanaBerupaya mengalahkan kantuk dan kembali saya menyimak pidato yang berbahasa inggris itu… Karena listening (english) ku minim yaa kelelahan juga menyimak dan menyambungkan arti ucapan presiden nan simpatik itu, akhirnya kembali tertidur. Kali ini tertidur karena cape nerjemahin pidatonya hehe……Tapi mending deh kalo expatriate ( yang belum lancar bahasa Indonesianya) berbahasa Inggris masih bisalah dengan semangat dan babak belur kita memaknai ucapannya… Inget beberapa tahun lalu, seperti biasa dapet undangan acara tahun baruan di A House, VP inco yang waktu itu dengan sekuat tenaga berusaha menyampaikan sepatah-kata-nya  dalam bahasa Indonesia sebanyak 3 halaman (ini beneran), hwaahhhh bener-bener bikin nguantuk …lelah.. beberapa teman disamping saya gak henti-hentinya menguahh hehe…bener-bener nguras tenaga merangkaikan kalimatnya. Gimana ya ngomongnya, pokoknya irama dan kalimatnya “stakato” (baca gak nyambung) gitu deh….

Balik ke presiden terpilih Obama….Sampai pada akhir pidato, sepertinya ada yang kurang yaa..rasanya ko’ tidak sesuai yang kita tunggu-tunggu.. Setau saya “Gaza” tidak “tersebut” oleh beliau … Tetapi point-point yang diungkapkannya di bawah ini membuat kita berbaik sangka dulu, berusaha memahami, mungkin baliau hanya akan mengungkapkan masalah secara global saja gak perlu menyebutkan satu-satu…Ini dia langkah2 yang akan di capainya (kebijakan yang berhubungan dengan negaranya misalnya bidang ekonomi dan pemerintahan, gak usah ditulis )

 – Akan mengawali kerja sama baru dengan dunia Islam, hormat menghormati, dan saling menguntungkan..

 – Manciptakan cara pandang baru terhadap dunia Islam (mudah2an ngefek kepertikain di Gaza dan negara lainnya)

 – AS adalah negara semua umat dan ras…

– Penarikan pasukan Amerika dari Irak

– Menangani masalah di Afganistan  dll seterusnya..

Semoga kebijakan-kebijakan dapat terwujud pada akhirnya mengarah pada perdamaian dunia, antar umat dan antar ras…..amiennn.., meskipun kita mengerti bahwa Obama tentu pertama-tama akan mengarahkan perhatian penuh pada sistem perekonomian dan berbagai urusan dalam negeri (akibat krisis global)…Butuh waktu untuk mewujudkan kebijakan-kebijakannya itu… …

Walaupun sedikit kecewa karena tidak ”tergugah”nya Obama menyebutkan Palestina dalam pidatonya namun bersyukur karena justru menyentil dan membuat saya merenung…. Bahwa boleh kita berharap pada Obama tetapi masih ada yang lebih berhak kita gantungkan harapan setinggi-tingginya, sepenuhnya, yaitu pada Dialah yang mengusai hidup ini, Dia yang Maha Merajai, Yang Maha Kuasa, Pencipta dunia ini termasuk presiden terpilih…. Boleh kita mengagumi kharismanya, mengagumi kecerdasannya, kepatriotannya, keberanian dan kekuatannya tapi tidak melebihi kekaguman, kepasrahan, harapan tertinggi dan keyakinan kita terhadap KebesaranNya..Belajar memahami,  mengerti dan meyakini apapun yang terjadi di dunia ini tidak luput dari pengaturan dan perhatianNYa… Bisa jadi menurut pandangan dan nalar kita itu buruk tatapi disisiNya itulah yang terbaik untuk kita… aamieenn

Teman-teman ada masukan? Mau nambahin ”point” tersebut di atas? Dengan senang hati, silahkan